Usai OTT Menteri KKP, Firli ke Novel Baswedan: Jangan Nyerang-Nyerang!

  • Share
Usai OTT Menteri KKP, Firli ke Novel Baswedan: Jangan Nyerang-Nyerang!

JawaPos. com – Sidang gugatan 49 eks Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tergabung dalam Indonesia Memanggil 57 (IM57+), mengungkap adanya fakta baru indikasi upaya penyingkiran, yang dilakukan pimpinan KPK terhadap para pegawai pegawainya.

Dalam sidang lanjutan gugatan atas tidak dijalankannya rekomendasi Ombudsman dan Komnas HAM, terkait pelaksanaan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai KPK yang malaadministrasi dan melanggar HAM, salah seorang saksi atas nama Novel Baswedan, blak-blakan mengungkapkan jika Ketua KPK Firli Bahuri pernah mencoba mendekatinya dan mengingatkan dia agar tidak terus menyerang. Peristiwa itu terjadi pada masa-masa pembahasan Perkom KPK sebagai acuan pelaksanaan TWK pegawai KPK, yang akan menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Usai persidangan, kepada Radartarakan.co.id Novel menceritakan bahwa kejadian itu terjadi pasca dirinya memimpin penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhi Prabowo.

“Tanggal 25 November 2020, setelah ekspose perkara, dia (Firli) temui saya di toilet waktu saya habis buang air kecil dan ke wastafel. Yang bersangkutan juga ke wastafel bilang ’Jangan nyerang-nyerang dong’ ” kata Novel kembali mengingat peristiwa itu, Jumat (1/7).

Atas kata-kata Firli, mantan penyidik senior KPK yang kerap menangkap para pelaku korupsi kelas kakap ini pun tak menggubrisnya. Novel juga menolak ajakan Firli untuk sering-sering beranjangsana ke ruangannya pada malam hari, seperti halnya yang dilakukan loyalis Firli.

“Saya menolak dan saya sampaikan bila ada pekerjaan saya siap diundang kaitan dengan kedinasan,” tegas pria yang kini menjadi Wakil Ketua Satgassus Pencegahan Korupsi Polri ini.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan



#Usai #OTT #Menteri #KKP #Firli #Baswedan #Jangan #NyerangNyerang

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *