Tiket Mudik Kereta Api Sudah Ludes

  • Share
Tiket Mudik Kereta Api Sudah Ludes

Peminat Membeludak, Penerbangan Jakarta–Bali Ditambah

Radartarakan.co.id – Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi terbesar tujuan pemudik. Berdasar hasil survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub), sebanyak 26,8 persen pemudik atau 21,3 juta orang memiliki tujuan ke Jawa Tengah (Jateng).

Karena itu, kemarin jajaran pemerintah pusat mengadakan rapat koordinasi dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan berbagai unsur transportasi.

Dalam rapat yang diadakan di Kantor Pusat Jasa Marga Gerbang Tol Kalikangkung Semarang itu, Kapolda Jawa Tengah Ahmad Luthfi melaporkan bahwa pihaknya akan menyiagakan personel di seluruh wilayah jalur mudik. Mulai dari kawasan pantura hingga jalur selatan. ”Rest area disiapkan dengan fasilitas sebaik mungkin serta disediakan gerai vaksinasi untuk vaksin booster,’’ ujarnya.

Menko PMK Muhadjir Effendy menyampaikan, ada beberapa variabel yang perlu disiapkan dalam menghadapi arus mudik. Antara lain, tata kelola lalu lintas, ketersediaan BBM, kondisi Covid-19, dan pelaksanaan vaksinasi. Selain itu, ketersediaan bahan pokok, penyaluran bansos, dan kondisi tak terduga terkait bencana serta perilaku pemudik.

”Saya meminta Polda Jateng mempromosikan jalur alternatif, yakni di jalur selatan dan jalur pantai selatan,” ungkapnya. Tujuannya, mengurangi kepadatan di jalur pantura. Fasilitas pun harus disiapkan dengan baik. Tidak hanya jalan yang mulus, tapi juga rest area, warung kelontong, SPBU, dan kalau perlu ada jajanan khas Jawa Tengah di rest area. ”Ini menjadi tanggung jawab sepenuhnya Bapak Gubernur bagaimana kampanye sekaligus disiapkan juga diming-imingilah agar pemudik mau lewat jalur selatan,’’ tuturnya.

Fokus pemerintah saat ini adalah manajemen transportasi, mulai di tempat pemberangkatan asal hingga sampai tujuan mudik. Muhadjir juga meminta agar vaksinasi booster dipercepat, khususnya di tempat-tempat pemberangkatan mudik di wilayah Jabodetabek.

GRAFIS (ADIT/JAWA POS)

Direktur Lalu Lintas Jalan Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Cucu Mulyana menerangkan, pihaknya telah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas untuk mudik Lebaran 2022. Mulai pengaturan angkutan muatan barang, tol satu arah, hingga penerapan ganjil-genap di jalan tol secara bersamaan. Manajemen transportasi juga dilakukan pada jalur laut dan udara. Pada jalur laut, ada penambahan armada kapal penumpang serta mudik gratis khusus. Sementara itu, pengaturan manajemen transportasi di jalur udara dilakukan dengan menambah jadwal penerbangan. Khususnya pada rute-rute yang diprediksi mengalami lonjakan penumpang. Misalnya, rute Jakarta–Bali.

Pada kesempatan lain, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat, jumlah penumpang pada keberangkatan Kamis (22/4) mencapai 66.676 orang. Okupansi kereta pada H-10 Lebaran itu mencapai 57 persen dari 117.060 tempat duduk yang disediakan. Jika dibandingkan dengan pekan lalu, terdapat peningkatan 6 persen. Pada 15 April 2022, KAI melayani 62.757 pelanggan KA jarak jauh. Rute favorit adalah Jakarta– Jogjakarta, Jakarta–Surabaya, Jakarta–Bandung, dan Jakarta–Semarang.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengajak masyarakat untuk mudik menggunakan kereta api. Dengan begitu, kepadatan jalan menjelang Lebaran akan berkurang. ’’Pada keberangkatan tanggal 23 April sampai 27 April, tempat duduk masih tersedia,” ucapnya. Sebab, rata-rata okupansi saat ini masih sekitar 48 persen. Untuk keberangkatan 28 April sampai 1 Mei, tiket terbatas karena okupansinya sudah mencapai 70 persen. ”Khusus untuk rute-rute favorit pada keberangkatan menjelang Lebaran, tiket sudah habis terjual seperti Jakarta ke Jogjakarta, Surabaya, Solo, Semarang, dan lainnya,’’ urai Joni.

Sementara itu, Kabagops Korlantas Polri Kombespol Eddy Djunaedi menuturkan, hingga Sabtu ini belum terlihat peningkatan volume kendaraan. Kondisi lalu lintas di jalan tol dan arteri masih relatif normal.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : lum/idr/lyn/c6/oni



#Tiket #Mudik #Kereta #Api #Sudah #Ludes

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.