Tak Ada Damai Terhadap Kekerasan Seksual

  • Share
Tak Ada Damai Terhadap Kekerasan Seksual

Radartarakan.co.id – Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait, menyatakan bahwa dirinya akan memberikan pembelaan maksimal terhadap sejumlah korban kasus pelecehan seksual dilakukan motivator sekaligus pendiri sekolah Selamat Pagi Indonesia, Julianto Eka Putra (JEP).

Jika hasil putusan nanti tidak menunjukkan keberpihakan kepada korban dengan membebaskan terdakwa, ia memastikan bersama korban akan menempuh upaya hukum tahap lanjut demi memperjuangkan keadilan. “Saya harus tunjukkan kepada anak-anak Indonesia tidak ada kata damai terhadap kekerasan seksual,” tegas Arist Merdeka Sirait dalam podcast Deddy Corbuzier.

Arist mengaku apa yang dilakukannya getol memperjuangkan keadilan terhadap korban pelecehan seksual yang terjadi pada anak di bawah umur dan setumpuk kasus anak lainnya bukan untuk tujuan pencitraan. Dia melakukannya dengan tulus ikhlas dengan harapan mendapatkan pahala dan menjadi jembatan dirinya masuk surga.

“Ini bukan pencitraan. Apa yang dikenal oleh masyarakat melalui media itu bonus.Sejak awal saya meletakkan diri saya,” kata Arist Merdeka Sirait bikin Deddy Corbuzier terharu. “Saya sudah lansia, apa lagi yang mau saya kejar? Nggak ada. Kunci ke surga di tangan anak-anak itu. Doa anak adalah doa yang sangat luar biasa,” tuturnya.

Komnas Perlindungan Anak diketahui mendampingi sejumlah korban kasus dugaan pelecehan seksual dilakukan Julianto Eka membuat laporan polisi ke Polda Jawa Timur pada 29 Mei 2021. Sebelum menempuh langkah hukum, Komnas PA sudah mendatangi sejumlah tempat guna mendapatkan keyakinan kalau kasus ini benar-benar terjadi. (*)

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Abdul Rahman



#Tak #Ada #Damai #Terhadap #Kekerasan #Seksual

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *