Sudah 52 Orang Meninggal, Jemaah Haji Diminta Banyak Istirahat

  • Share
Jemaah Diskrining Kesehatan saat Kedatangan di Bandara Debarkasi

Radartarakan.co.id – Jemaah haji Indonesia telah menyelesaikan seluruh rangkaian puncak haji, Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Selama di Mina, jemaah juga melakukan lontar jumrah Aqabah pada hari pertama, dilanjutkan dengan lontar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah pada dua atau tiga hari berikutnya.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Budi Sylvana menyampaikan, faktor kelelahan memicu jamaah jatuh sakit. Karenanya, jemaah diminta untuk menyesuaikan aktivitasnya selama di Makkah, dan juga di Madinah. Apalagi, angka kematian dalam tiga hari terakhir cenderung tinggi.

“Ini masih lanjutan jemaah yang mengalami kelelahan pasca Armuzna. Kuncinya adalah kita harus menjaga jemaah agar jangan terlalu kelelahan. Aktivitasnya harus disesuaikan dengan kemampuan fisik masing-masing jemaah,” kata Budi, Sabtu (16/7).

Data Siskohat menunjukkan, angka wafat jemaah haji Indonesia pada tanggal 11 Juli 2022 mencapai lima orang. Angka ini turun pada 12 Juli 2022 menjadi dua orang, lalu naik lagi sehari berikutnya hingga tujuh orang dalam satu hari. Pada 14 Juli 2022, ada dua jemaah haji Indonesia yang wafat.

“Total ada 52 jemaah haji yang wafat. Kami imbau jemaah untuk memperbanyak istirahat dan menyesuaikan aktivitasnya dengan kondisi fisiknya. Semoga ke depan jemaah akan semakin sehat, Aamiin,” ucapnya.

Masih berdasarkan Data Siskohat Kementerian Agama, mayoritas jemaah wafat tahun ini disebabkan oleh Cardiovascular Diseases. Dari 52 jemaah yang wafat, tercatat ada 31 jemaah yang wafat karena penyakit ini (jantung). Di urutan berikutnya ada Respiratory Diseases (6 orang) dan Neoplasms (4 orang).

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



#Sudah #Orang #Meninggal #Jemaah #Haji #Diminta #Banyak #Istirahat

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *