Penghadangan Aparat Sangat Sitematis, Ternyata Arahan Pesantren

  • Share
Penyiram Kopi Panas ke Kasat dan Penghalang Polisi Jadi Tersangka

Radartarakan.co.id – Penghadangan hingga dua kali yang dilakukan lima tersangka saat penjemputan paksa MSAT di Ponpes Shiddiqiyyah Ploso, Jombang, Jawa Timur ternyata arahan dari pihak pesantren. Pola penghadangan juga berlangsung sangat sistematis.

“Ada beberapa arahan tersirat dari pondok, seperti mulut balas mulut, fisik dibalas fisik,” ungkap AKP Giadi Nugraha Kasatreskrim Polres Jombang, saat rilis di Mapolres Jombang kemarin (11/7).

Arahan itulah yang diterjemahkan para tersangka untuk melakukan penghadangan kepada petugas yang berupaya menangkap DPO.

Hal itu, bisa dilihat dari dua kali proses penghadangan yang dilakukan. Pertama pada (3/7) lalu, saat petugas berupaya menghadang rombongan MSAT di Jembatan Ploso. Kedua, penghadangan dilakukan saat upaya jemput paksa, Kamis (7/7) lalu. Semua tersangka terlihat sangat mempersiapkan segala sesuatu dengan matang.

Seperti airgun yang disiapkan di mobil panther. Termasuk  sejumlah peralatan lain yang menjadi barangbukti seperti HT, drone, kamera hingga laptop.

“HT sudah disiapkan sebelum polisi masuk. Hal ini terlihat mereka memang sudah memantau aktivitas petugas hingga berjaga-jaga,” lontarnya.



#Penghadangan #Aparat #Sangat #Sitematis #Ternyata #Arahan #Pesantren

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *