Pencarian Jenazah Eril, Sudah Sisir 29 Km Wilayah Sungai Aare

  • Share
Pencarian Jenazah Eril, Sudah Sisir 29 Km Wilayah Sungai Aare

Radartarakan.co.id – Proses pencarian jenazah putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, di Sungai Aare, Bern, Swiss, masih dilanjutkan. Pencarian bahkan telah mencakup 29 km wilayah Sungai Aare.

Duta Besar RI untuk Swiss Muliaman Hadad menjelaskan, tim pencari menyisir dengan metode patroli perahu dan patroli darat. ”Hingga Sabtu (4/6) sore, pencarian belum membuahkan hasil yang diharapkan,” ujarnya dalam keterangan resmi kemarin (5/6).

Kabar buruknya, dalam beberapa hari ke depan, cuaca diperkirakan diliputi hujan dan badai. Terutama di daerah pegunungan. Kondisi itu akan mengakibatkan debit air Sungai Aare terus meningkat yang juga memengaruhi proses pencarian. Sejumlah metode pencarian pun, misalnya penyelaman, tak bisa sepenuhnya diterapkan.

Swiss sejatinya telah memasuki musim panas. Hal tersebut, kata Muliaman, membuat pihak kepolisian Bern optimistis naiknya temperatur pada musim panas akan berimplikasi pada meningkatnya intensitas aktivitas pengunjung di sepanjang Sungai Aare. ”Peningkatan dinamika di Sungai Aare ini diharapkan akan berkontribusi positif dalam proses pencarian,” ucapnya singkat.

BERDUKA: Warga antre masuk untuk ikut mendoakan almarhum Eril. (RADAR BANDUNG)

Sementara itu, dilansir dari Radar Bandung, ucapan belasungkawa terus mengalir untuk Ridwan Kamil. Kemarin sejumlah kolega dan pejabat masih berdatangan ke Gedung Pakuan, Kota Bandung. Di antaranya adalah Wali Kota Cirebon Nashrudin Aziz, Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar, dan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun.

Zuhair menyampaikan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga Ridwan Kamil. ”Pada detik ini beliau tidak akan merasa sendirian. Kami pun merasa demikian (kehilangan, Red),” tuturnya.



#Pencarian #Jenazah #Eril #Sudah #Sisir #Wilayah #Sungai #Aare

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.