Pasutri Anggota Polres Blora Dituntut 6,5 Tahun Penjara

  • Share
Survei Sebut Tingkat Kepuasan Publik ke Polda Sumut 81 Persen

Radartarakan.co.id – Pasangan suami istri anggota Polres Blora, Jawa Tengah, Bripka Etana Fani Jatnika dan Briptu Eka Maryani dituntut hukuman 6,5 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi dana penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp3,049 miliar di polres tersebut.

Jaksa Penuntut Umum Darwadi dalam sidang yang digelar secara daring, kedua terdakwa juga dituntut untuk membayar denda sebesar Rp300 juta yang jika tidak dibayarkan, maka akan diganti dengan kurungan selama 6 bulan.

Kepada terdakwa Etana Fani Jatnika juga dibebani untuk membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp1,65 miliar.

“Menyatakan terdakwa bersalah melanggar Pasal 2 Ayat 1 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dan ditambahkan dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” kata Darmadi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (18/7) dikutip dari Antara.

Dalam pertimbangannya, jaksa menilai perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat. “Terdakwa sebagai aparat penegak hukum tidak menjadi contoh yang baik dalam upaya pemberantasan korupsi,” jelas Darmadi dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Rochmad tersebut.

Untuk diketahui, dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan pada kurun waktu Agustus hingga Desember 2021 tersebut, terungkap setelah adanya selisih antara dana yang tersimpan dalam rekening penampungan Polres Blora dengan laporan yang disampaikan terdakwa Eka Maryani yang merupakan bendahara penerimaan di Polres Blora.



#Pasutri #Anggota #Polres #Blora #Dituntut #Tahun #Penjara

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.