MAKI Desak Fismondev Dirkrimsus Polda Kaltim Turun Tangan

  • Share
MAKI Desak Fismondev Dirkrimsus Polda Kaltim Turun Tangan

Radartarakan.co.id – Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (Maki) Boyamin Saiman kembali mmenyoroti soal kasus-kasu pertambangan yang banyak mangkrak. Salah satunya soal PT BEP yang diduga melakukan penyimpangan dalam penerbitan izin perusahaan tersebut oleh Ditjen Minerba Kementerian ESDM RI.

“MAKI minta pendalaman atas dugaan-dugaan penyimpangan. Mana saja yang duluan, KPK atau kejaksaan,” kata Boyamin saat dihubungi wartawan, Minggu (01/5).

Menurut Boyamin, pemerintah dan aparat herus tegas. Apabila sudah terbukti melanggar, maka bisa langsung segera diproses untuk pencabutan izinnya. “Kalau tidak dicabut, nanti malah bisa ada dugaan potensi kerugian negara juga,” tegasnya.

“Karena sebenarnya ini kan bisa dikatakan bahwa negara tidak mematuhi peraturan. Orangnya (perusahaannya, red) pailit kok tetap diberi izin? Di sisi lain, hasil dari tambang juga tidak diberikan kepada kurator untuk membereskan kepailitannya. Artinya negara kan bisa kena gugatan dari kreditur-kreditur yang punya tagihan kepada PT BEP,” kata Boyamin.

Lebih jauh, Boyamin menegaskan, pihaknya juga mendesak agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit menitahkan Fismondev Dirkrimsus Polda Kaltim untuk menangkap Direktur PT BEP. Karena berdasar peristiwa pailit telah terkonfirmasi bahwa muaranya adalah dugaan tindak pidana pencucian uang yang sedikitnya bernilai Rp 1,8 Triliun, dengan pidana pokok penggelapan boedel pailit dan/atau penggelapan dalam jabatan yang notabene masuk kejahatan kerah putih.

Diketahui, sebelumnya Kemen ESDM RI telah mencabut 2078 perusahaan pertambangan minerba. Tapi untuk PT BEP, Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB) malah diterbitkan. Padahal, perusahaan ini dalam keadaan pailit dan pemilik PT. BEP yakni Herry Beng Koestanto masih meringkuk di LP Salemba.



#MAKI #Desak #Fismondev #Dirkrimsus #Polda #Kaltim #Turun #Tangan

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *