Lily Wahid Sosok Pemberani dan Tegas seperti Gus Dur

  • Share
alexametrics

Radartarakan.co.id – Keluarga besar Wahid Hasyim kembali berduka. Kali ini mereka kehilangan anggota keluarga yang dikenal pemberani, Lily Chodidjah Wahid. Adik kandung Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu mengembuskan napas terakhir di Pusat Jantung Terpadu Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta kemarin (9/5).

Lily Wahid meninggal dunia pada pukul 16.25. Dia dirawat di RSCM karena menderita stroke. “Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau,” tutur Firry Wahid, keponakan Lily Wahid. Jenazah mantan anggota DPR itu disemayamkan di rumah duka, Perumahan West Covina, Kota Wisata Cibubur, Bogor. Selanjutnya, Lily akan dimakamkan di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, hari ini. Jenazah rencananya diberangkatkan sekitar pukul 05.00 dari Bogor menuju Jombang.

Menurut Ipang Wahid, Lily adalah sosok perempuan pemberani. Dia berani menyampaikan pendapat. Gaya bicaranya tegas dan ceplas-ceplos. Selain itu, Lily juga sosok yang sangat menghibur. ”Khas mendiang Gus Dur lah,’’ tutur keponakan Lily itu.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya Lily Wahid. Menurut Muhaimin, Lily adalah tokoh bangsa yang kepergiannya bukan saja menjadi duka bagi dirinya, melainkan juga Indonesia. ”Saya instruksikan seluruh pengurus dan kader PKB untuk salat gaib dan tahlilan dari rumah dan kantor masing-masing,” terangnya.

Lily yang biasa disapa Nyai Lily Wahid merupakan anggota DPR periode 2009–2014 dari PKB. Anak kelima dari pasangan suami istri KH Wahid Hasyim-Nyai Solichah Wahid Hasyim itu lahir pada 4 Maret 1948. Lily dikenal gemar membaca dan mencintai seni sejak muda. Setelah lulus SMA, Lily masuk Fakultas Kedokteran UI. Namun, dia tidak sampai menyelesaikan studinya karena menikah dengan Najamuddin Rosyidi pada 1970. Lily kemudian terjun ke dunia politik dan bergabung dengan PKB. Dia duduk di Komisi I DPR.

Sementara itu, pantauan Jawa Pos Radar Jombang kemarin petang, suasana di Ponpes Tebuireng mulai ramai oleh kehadiran kerabat dan keluarga ndalem. Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) menyampaikan, persiapan pemakaman sudah maksimal. ”Persiapan di pondok, kita berkumpul, kita hormati, dan kita salati bersama. Insya Allah, besok semua lancar,’’ katanya.

Dia menyebut, Lily akan dimakamkan di selatan joglo. Bila berjalan dari joglo, tepat berada di sebelah kiri. Jenazah diperkirakan tiba di Ponpes Tebuireng pukul 15.00–16.00. ”Mekanisme perjalanan darat kita tidak tahu, mudah-mudahan semua lancar dan proses pemakaman berjalan sesuai rencana,’’ jelasnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : lum/riz/bin/c6/oni



#Lily #Wahid #Sosok #Pemberani #dan #Tegas #seperti #Gus #Dur

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *