Lakukan 19 Adegan Rekonstruksi, Pembunuh Bayi Nangis dan Peluk Ibunya

  • Share
Lakukan 19 Adegan Rekonstruksi, Pembunuh Bayi Nangis dan Peluk Ibunya

Radartarakan.co.id – Kasus pembunuhan Abil Dafa, bocah berusia lima bulan, di Jalan Siwalankerto Tengah, Gang Anggur, Surabaya, direka ulang, Selasa (12/7) pagi. Tersangka Eka Sari Yuni Hartini, 25, yang tak lain ibu kandung korban, dihadirkan bersama sejumlah saksi.

Saat digelandang menuju rumahnya, tersangka Eka Sari Yuni Hartini sempat menangis kemudian memeluk ibunya, Eti Suharti, 47, di teras rumah. Tersangka Eka Sari Yuni Hartini memeragakan 19 adegan rekonstruksi. Adegan dimulai saat tersangka memandikan bayi di kamar mandi lantai dua rumah hingga bayi ditemukan tewas di kamar tidur.

Ada beberapa adegan yang berubah dalam rekonstruksi itu. Khususnya adegan tersangka pada keterangan awal menyatakan melempar dua kali dan memukul sekali. “Tetapi saat rekonstruksi ulang, dia memukul dua kali di belakang (punggung) dan dada. Dan dia melempar satu kali,” ucap Kapolsek Wonocolo Kompol Roycke Hendrik seperti dikutip Radar Surabaya.

Roycke menjelaskan, yang membuat korban meninggal dunia adalah pada adegan ke 12. Diawali saat tersangka membalik tubuh korban menjadi telungkup. Kemudian tersangka memukul punggung korban dan dipukul di dada menggunakan tangan langsung berhenti menangis.

“Di situ korban sesak napas dan sirkulasi oksigen berhenti, kemudian meninggal dunia,” sebutnya.

Mantan Kabag Ops Polres Sampang ini menyatakan, dalam kasus ini polisi menetapkan satu tersangka, yakni ibu korban. Menurut dia, suami tersangka tidak terlibat karena tidak tahu saat kejadian.
“Suaminya status saksi karena tidak tahu. Untuk hasil tes psikologi kemungkinan keluar pekan ini. Karena dokternya masih ada kegiatan di Semarang,” bebernya.

Editor : Mohamad Nur Asikin



#Lakukan #Adegan #Rekonstruksi #Pembunuh #Bayi #Nangis #dan #Peluk #Ibunya

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.