Kemiskinan Ekstrem Ibarat Kerak Nasi

  • Share
Kemiskinan Ekstrem Ibarat Kerak Nasi

Radartarakan.co.id – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy masih berupaya menyelesaikan persoalan kemiskinan ekstrem. Hal itu masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan oleh pemerintah.

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan ekstrem pada 2021 adalah 4 persen atau 10,86 juta jiwa. Sedangkan angka kemiskinan 26,5 juta atau 9,71 persen. Presiden RI Joko Widodo menargetkan tingkat kemiskinan ekstrem bisa mencapai nol persen pada 2024.

Muhadjir mengatakan, penghapusan kemiskinan ekstrem merupakan tantangan yang sangat berat. Meskipun jumlahnya relatif kecil, tapi tak ada jaminan bisa lebih mudah diatasi.

“Justru kecil ini adalah merupakan kerak dari piramida kemiskinan. Karena dia kerak, maka daya ungkitnya membutuhkan energi sumber daya yang ekstra,” ujar Muhadjir kepada wartawan, Kamis (16/6).

Muhadjir mengibaratkan, kemiskinan sebagai sepanci nasi. Sedangkan kemiskinan ekstrem bagian dari kerak dari nasi. Jumlahnya sedikit tetapi untuk diatasi lebih sulit.

“Ibarat ngeliwet, kemiskinan ektrem ini adalah intipnya (kerak). Mengerok intip jauh lebih sulit dari pada mengambil nasi yang di atasnya. Walaupun nasinya banyak ambilnya mudah. Tapi kalau sudah jadi intip, itu memang sulit untuk dikerok,” imbuhnya.

Karena itu untuk mengentaskan kemiksinan ekstrem memerlukan daya ungkit yang ekstra keras. Dia meminta kerja sama dan kekompakkan dari semua unsur terkait.

Keterpaduan dan sinergi program serta kerjasama antar kementerian/lembaga dan juga kekuatan di luar pemerintah seperti organisasi filantropi bidang sosial kemasyarakatan, sangat diperlukan dalam membuat daya ungkit yang besar untuk menghapuskan kemiskinan ekstrem.

“Ini harus kita galang bersama untuk menjadi kekuatan besar. Sehingga target kita untuk menghapus kemiskinan ekstrem 2024 tercapai,” jelasnya.

Sebagai informasi, Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 Tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem telah ditetapkan pada tanggal 8 Juni 2022. NInpres tersebut telah mengamanatkan kepada 22 Kementerian, 6 Lembaga, dan Pemerintah Daerah (Gubernur/Bupati/Wali Kota) untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing untuk melakukan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



#Kemiskinan #Ekstrem #Ibarat #Kerak #Nasi

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.