Kemenkes Susun Peta Jalan untuk Persiapkan Kelas Rawat Inap Standar

  • Share
Kemenkes Susun Peta Jalan untuk Persiapkan Kelas Rawat Inap Standar

Radartarakan.co.id – Pemerintah terus melakukan perbaikan kelas rawat inap standar (KRIS) jaminan kesehatan nasional (JKN). Ditargetkan, pada 2024 seluruh RS sudah memiliki KRIS.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat rapat bersama Komisi IX DPR kemarin menjelaskan tiga latar belakang KRIS. Pertama, layanan kesehatan akan menitikberatkan pada preventif dan promotif atau pencegahan. Kedua, memastikan layanan kesehatan diberikan sesuai kebutuhan sehingga tidak ada kecurangan atau fraud. ’’Ketiga, pentingnya asuransi tambahan,’’ katanya.

Dalam menjalankan kebijakan KRIS itu, Kementerian Kesehatan memiliki wewenang dalam penyiapan infrastruktur. Budi menyatakan, pihaknya hanya menunggu keputusan final dari Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) dan BPJS Kesehatan terkait KRIS. ’’Jadi, Kemenkes bisa sesuaikan layanan kesehatannya,’’ ucapnya.

Tahun ini Kemenkes melakukan assessment terkait kesiapan fasilitas kesehatan dari RS vertikal (RS milik pemerintah pusat) hingga swasta. Selain itu, diterbitkan petunjuk teknis pelayanan KRIS. Tahun ini juga dilakukan uji coba KRIS di lima RS vertikal.

Tahun depan, pada semester pertama, 50 persen RS vertikal diharapkan mampu menyelenggarakan KRIS. Lalu, pada semester selanjutnya, seluruh RS vertikal dan 30 persen RS jenis lain bisa melayani KRIS. Semester kedua 2024, KRIS dapat dirasakan di seluruh RS. ’’Kami juga akan transformasi layanan primer,’’ tuturnya.

Alasannya, banyak penyakit yang seharusnya bisa diselesaikan di tingkat puskesmas atau klinik. Minggu ini ditargetkan ada sosialisasi dengan pemerintah daerah.

Ketua Komisi Kebijakan Umum DJSN Michael Bobby Hoelman menyatakan, sosialisasi KRIS terus dilakukan. April lalu, ada sosialisasi untuk RS TNI di seluruh Indonesia. Pada Mei lalu juga dilakukan sosialisasi RS vertikal hingga RS swasta. Selanjutnya, dilakukan assessment KRIS di lima RS vertikal. “Secara umum telah siap melaksanakan KRIS yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Ali Ghufron menyatakan, tujuan uji coba adalah menentukan kualitas KRIS. Diharapkan, setelah diterapkan tidak ada kendala. “Dilihat bagaimana dampak terhadap layanan dan kesiapan RS,” terangnya.



#Kemenkes #Susun #Peta #Jalan #untuk #Persiapkan #Kelas #Rawat #Inap #Standar

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.