Kekerasan Seksual Banyak Dilakukan oleh Ayah, KemenPPPA Bilang Begini

  • Share
Kekerasan Seksual Banyak Dilakukan oleh Ayah, KemenPPPA Bilang Begini

Radartarakan.co.id – Dalam beberapa waktu terakhir, kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh orang terdekat seperti ayah kandung maupun  ayah tiri marak terjadi. Keluarga yang seharusnya menjadi pelindung, justru berubah menjadi predator.

Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak KemenPPPA, Agustina Erni menyesalkan terjadinya kasus kekerasan seksual tersebut. Dia berharap kasus serupa tidak terus berulang.

“Kami turut prihatin atas maraknya kasus kekerasan seksual, terlebih yang dilakukan oleh orang terdekat korban, seperti ayahnya sendiri. Hal ini menggambarkan masih terjadinya pengasuhan yang tidak layak kepada anak. Padahal, orang tua baik ayah, ibu, keluarga, atau wali bertanggung jawab untuk menerapkan pengasuhan berbasis hak anak,” ujar Erni kepada wartawan, Senin (16/5).

Menurut Erni, pandemi Covid-19 sampai saat ini masih menyebabkan rendahnya resiliensi keluarga dalam menghadapi perubahan. Orang tua atau keluarga tidak siap dalam mengasuh, mendidik, dan mendampingi anak di rumah yang mengakibatkan mudah stres dan emosi.

“Hal ini mengakibatkan perubahan tingkah laku dalam proses pengasuhan melalui penegasan disiplin terhadap anak dengan cara membentak, berteriak, memukul, dan memarahi, bahkan ironisnya ada yang memerkosa anaknya sendiri,” jelasnya.

Berdasarkan data Profil Anak Usia Dini Tahun 2021, 4 dari 100 anak usia dini pernah mendapatkan pengasuhan tidak layak. Selain itu, data Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) Tahun 2021 mencatat 3 dari 10 anak laki-laki usia 13-17 tahun pernah mengalami kekerasan dalam bentuk apapun sepanjang hidupnya, begitu pula 4 dari 10 anak perempuan usia 13-17 tahun.

Menanggapi hal tersebut, Erni berharap orang tua memiliki kesiapan dan memahami tujuan pengasuhan yang benar agar mampu menghasilkan anak yang kuat dan tangguh di masa selanjutnya untuk tumbuh dan berkembang tidak hanya secara fisik, namun juga spiritual, mental, moral, dan sosial.

Erni menilai, ayah memiliki peranan yang sangat besar sejak kelahiran anak. “Selama ini masyarakat berpikir, saat anak baru lahir ibu yang paling punya peran, padahal kenyataannya jika bayi baru lahir, digendong, diajak berbicara walaupun satu arah dan si bayi belum dapat menjawab, bayi tetap mampu mengenali ayah dan menerima emosi positif dari ayahnya,” pungkasnya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Sabik Aji Taufan



#Kekerasan #Seksual #Banyak #Dilakukan #oleh #Ayah #KemenPPPA #Bilang #Begini

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *