Kasus Kecurangan Seleksi ASN, Tjahjo Akan Pecat PNS yang Terlibat

  • Share
Kasus Kecurangan Seleksi ASN, Tjahjo Akan Pecat PNS yang Terlibat

Radartarakan.co.id – Bareskrim Polri telah menetapkan 30 orang sebagai tersangka kecurangan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2021. Pemerintah bersama Polri berkomitmen tidak pandang bulu dalam mengungkap kasus ini.

Termasuk jika ada keterlibatan oknum dari instansi terkait, termasuk Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Karena, Bareskrim yang membentuk Satgas Anti KKN CASN 2021 mengindikasikan adanya jaringan dalam kasus ini.

“Tidak menutup kemungkinan kalau ada bukti Kementerian PANRB dan BKN terlibat jaringan tersebut. Tim Bareskrim dengan data-data yang ada dan bukti jejak digital pasti ditangkap dan diproses,” kata Menteri PANRB Tjahjo Kumolo kepada wartawan, Selasa (26/4).

Tjahjo menuturkan, jangan sampai proses seleksi CASN yang sudah berjalan baik dan disiapkan melibatkan seluruh instansi, dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Berdasarkan pengalaman selama pengadaan CASN atau CPNS sejak tahun lalu, ada oknum pegawai negeri sipil (CPNS) yang menjadi calo dan kemudian diringkus oleh Polri.

Kecurigaan adanya kecurangan berawal dari aduan masyarakat dan orang tua peserta CPNS termasuk melalui media sosial dan temuan BKN. Ada temuan dan hal tersebut, BKN dan Kementerian PANRB berkordinasi untuk mengungkap jaringan ini.

“Saya datang dan membawa surat kepada Kabareskrim Polri untuk membantu mengusut tuntas jaringan penipuan CPNS dengan berbagai cara. Bareskrim juga membentuk tim serta koordinasi dengan Polda dan Polres seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Kementerian PANRB menegaskan, akan menindak oknum PNS jika terlibat praktik curang ini. “Kalau ada oknum PNS yang terlibat, kami proses untuk diberhentikan tidak dengan hormat,” ucapnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah menetapkan 30 orang sebagai tersangka, karena terbukti melakukan kecurangan saat tes calon aparatur sipil negara (CASN).

Kabagrenops Bareskrim Polri, Kombes Pol M Syamsu Arifin mengatakan, 30 orang tersangka tersebut menetapkan tarif kepada masyarakat untuk bisa menjadi ASN mencapai Rp 600 juta per orang.

“Rata-rata para tersangka yang sudah dilakukan penangkapan, ada motivasi penggunaan uang atau uang suap dengan rentang Rp 150 juta sampai Rp 600 juta sehingga para pelakunya menjalankan modusnya,” ujar Syamsu di Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/4).

Syamsu mengungapkan, para tersangka tersebut dalam mencari korbannya menggunakan kedekatan keluarga dan dari mulut ke mulut. Sehingga hal ini menjadi perhatian serius Bareskrim Polri.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



#Kasus #Kecurangan #Seleksi #ASN #Tjahjo #Akan #Pecat #PNS #yang #Terlibat

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *