Inilah Wukuf yang Ditunggu-tunggu

  • Share
182 Jemaah Masuk Daftar Safari Wukuf

Siang Ini Satu Juta Jemaah Haji Berkumpul di Arafah

Radartarakan.co.id – Mata Endang Purwaningsih berkaca-kaca. Penantiannya sejak 2011 untuk berangkat ke Tanah Suci bisa terwujud tahun ini. Dan, hari ini (8/7) jemaah asal Karanganyar, Jawa Tengah, itu akan menjalani puncak sekaligus inti dari ibadah haji, yakni wukuf di Arafah.

Bersama sekitar satu juta jemaah dari seluruh dunia, Endang akan mengikuti prosesi wukuf mulai siang ini. ”Inilah saat yang ditunggu-tunggu,” tuturnya saat menunggu pemberangkatan ke Arafah dari Al Kiswah Tower, Jarwal, Makkah, kemarin (7/7).

Apalagi, tahun ini adalah haji akbar. Yaitu, pelaksanaan wukuf bertepatan dengan hari Jumat. Endang akan memaksimalkan waktu selama berada di Arafah untuk berdoa. ”Saya begitu berharap bisa segera melaksanakan wukuf,” ucap perempuan 53 tahun itu.

Tjuk Sugiarto tidak kalah bahagia dan antusias menyambut wukuf di Arafah hari ini. Bahkan, dia bersiap sejak sebelum subuh kemarin. Padahal, pemberangkatan pertama baru dimulai pukul 07.00. ”Dua tahun lalu mau berangkat, tapi tertunda karena pandemi, sekarang terwujud. Ini luar biasa. Ini semua panggilan Allah,” ucap pria 60 tahun itu.

Kemarin sejak pukul 07.00 waktu Arab Saudi, calon jemaah haji Indonesia secara bertahap diberangkatkan menuju Arafah. Mereka menumpang bus dengan membawa tas berisi perlengkapan untuk menjalankan ibadah selama lima hari di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Pemberangkatan jemaah yang dikoordinasikan maktab dan kloter masing-masing tersebut tuntas kemarin petang.

Dari pantauan koran ini di dua hotel, yakni Sultan Hotel di kawasan Syisyah dan Al Kiswah Tower di Jarwal, pemberangkatan jemaah menuju Arafah berjalan relatif lancar. Sempat terjadi penumpukan di lobi hotel lantaran jemaah yang belum waktunya berangkat sudah turun dari kamarnya.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang bertindak sebagai amirulhaj memastikan bahwa mobilitas jemaah menuju Arafah berjalan lancar. Tidak ada jemaah yang tertinggal. ”Setelah pemberangkatan terakhir, petugas melakukan sweeping. Semua lantai akan diperiksa untuk memastikan tidak ada jemaah yang tertinggal,” terang Yaqut.

Panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) juga telah menyiapkan antisipasi penanganan terhadap jemaah berisiko tinggi selama pelaksanaan ibadah di Armuzna. ”Ada petugas bagi jemaah yang membutuhkan perlakuan khusus karena keterbatasan-keterbatasan,” kata Menag.

Plh Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi (HDI) Kemenag Wawan Djunaedi di Asrama Haji Pondok Gede mengatakan, sebelum pemberangkatan jemaah kemarin, sebagian petugas lebih dulu bertolak ke Arafah pada Rabu (6/7) malam. Di antaranya, Satgas Arafah bidang layanan umum dan kesehatan. Selanjutnya, Satgas Muzdalifah tiba di Arafah pada 7 Juli dan Satgas Mina diberangkatkan pada 8 Juli.



#Inilah #Wukuf #yang #Ditunggutunggu

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *