Idul Fitri Muhammadiyah dan NU Bersamaan? Ini Jawabannya

  • Share
Idul Fitri Muhammadiyah dan NU Bersamaan? Ini Jawabannya

Radartarakan.co.id – Muhammadiyah melalui maklumat dengan Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 sudah menetapkan 1 Syawal jatuh pada Hari Senin Pon, 2 Mei 2022 dengan menggunakan perhitungan metode hisab.

Sementara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama, termasuk ormas Nahdlatul Ulama (NU), berpedoman pada metode rukyatul hilal dalam penentuan 1 Syawal atau Idul Fitri.

Mungkinkah Idul Fitri tahun ini antara NU dan Muhammadiyah berbarengan? Ditanya terkait hal tersebut, KH Zulfa Mustafa selaku Wakil Ketua Umum PBNU menyatakan pihaknya tidak mau berspekulasi.

Karena keputusan penetapan 1 Syawal atau Idul Fitri harus dilakukan berdasarkan rukyatul hilal. “Saya juga belum tahu, besok lihat ya ada rukyah. Kan barangnya belum ada, baru bisa dilihat besok,” katanya kepada Radartarakan.co.id melalui sambungan telepon Sabtu (30/4).

Secara terpisah, Wasekjen PBNU Imron Rosyadi menyatakan hal serupa. Menurutnya, penetapan 1 Syawal 1143 Hijriah atau Idul Fitri sangat tergantung dengan hasil isbat yang baru akan dilaksanakan Minggu (1/5) besok. “Tidak ada istilah berbarengan atau apa, tergantung pada hasil isbat nanti apakah bulan Ramadan 29 hari atau istikmal 30 hari, itu tergantung hasil rukyatul hilal seperti apa,” jelasnya.

Sebelumnya, Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama sudah menetapkan kriteria imkanul rukyah untuk penetapan awal Ramadan dan 1 Syawal. Kriterianya, hilal harus memiliki ketinggian minimal 3 derajat. “Besok Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdltul Ulama akan melakukan live di TV NU mulai pukul 16.00- 19.00,” beritahunya. (*)

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Abdul Rahman



#Idul #Fitri #Muhammadiyah #dan #Bersamaan #Ini #Jawabannya

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *