Heboh Berita Penyelewengan Dana Umat, Presiden ACT Minta Maaf

  • Share
Jawapos TV

Radartarakan.co.id – Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ibnu Khajar menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kehebohan fasilitas mewah dan gaji tinggi pimpinan ACT. Kabar ini pertama kali dimuat oleh sebuah majalah nasional.

Ibnu menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang muncul. “Permohonan maaf yang luar biasa sebesar-besarnya kepada masyarakat mungkin masyarakat kurang nyaman terhadap pemberitaan,” ucapnya di kantor ACT, Jakarta Selatan, Senin (4/7).

Ibnu memastikan ACT berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Selama ini, kiprahnya pun sudah banyak terlihat. “Aksi Cepat Tanggap menjadi penyalur bantuan kebaikan dermawan, sebagai lembaga kemanusiaan yang dipercayai masyarakat melalui program kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan juga emergensi. Ini perlu kami sampaikan di awal,” imbuhnya.

Sebelumnya, muncul dugaan penyelewengan dana oleh ACT. Dalam laporan yang diterbitkan majalah nasional tersebut, menyebutkan jika pendiri ACT, Ahyudin mendapat gaji sampai dengan Rp 250 juta per bulan. Selain itu, Ahyudin juga mendapat fasilitas operasional berupa 1 unit Toyota Alphard, Mitsubishi Pajero Sport, dan Honda C-RV.

Sedangkan untuk jabatan di bawah Ahyudin juga mendapat gaji yang fasilitas yang tak kalah mewah. Para petinggi ACT juga disebut-sebut mendulang cuan dari anak perusahaan ACT. Uang miliaran rupiah diduga mengalir ke keluarga Ahyudin untuk kepentingan pribadi, seperti pembelian rumah dan pembelian perabot rumah.

Selain itu, Ahyudin bersama istri dan anaknya juga disebut mendapat gaji dari anak perusahaan ACT. Kondisi ini diduga melanggar Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang Yayasan.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Sabik Aji Taufan



#Heboh #Berita #Penyelewengan #Dana #Umat #Presiden #ACT #Minta #Maaf

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.