Fadil-Ferdy Pelukan, Pengacara Yosua Ragukan Objektivitas Polda Metro

  • Share
Fadil-Ferdy Pelukan, Pengacara Yosua Ragukan Objektivitas Polda Metro

Radartarakan.co.id – Momen berpelukan antara Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Irjen Ferdy Sambo di tengah penyelidikan tewasnya Brigadir Nopryansyah Yosua Hutabarat dinilai beberapa pihak sebagai hal yang bermasalah. Apalagi, momen tersebut terjadi secara terang-terangan di ruang publik.

Mengomentari hal tersebut, pengacara keluarga Brigadir Yosua, Kamaruddin Simanjuntak menyebut bahwa momen pelukan antara Fadil dan Ferdy membuat pihaknya semakin ragu kasus ini bisa ditangani dengan baik oleh Polda Metro Jaya.

Untuk diketahui, kasus penanganan tewasnya Yosua kini sudah diambil alih oleh Polda Metro Jaya setelah sebelumnya ditangani oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

“Itu peluk-pelukan sambil nangis-nangisan (antara Fadil dan Ferdy, Red) membuat kami ragu dengan objekvitasnya (Polda Metro Jaya dalam menangani kasus Yosua, Red),” kata Kamaruddin, Kamis (21/7).

Buntut ramainya momen pelukan tersebut, Kamaruddin pun berpendapat bahwa sebaiknya Fadil juga dinonaktifkan sementara dari jabatannya. Hal ini demi memperlancar proses penyelidikan agar kasus tewasnya Yosua bisa jelas dan terang benderang.

Sebelumnya, beredar video berdurasi 24 detik yang tersebar, di mana terlihat Fadil dan Ferdy berpelukan. Ferdy terlihat tak kuasa menahan air matanya. Fadil di sisi lain terlihat berusaha menghibur rekannya itu dan juga tampak mencium kening Ferdy.

Fadil mengeklaim pelukan itu adalah bentuk dukungannya terhadap Ferdy atas kasus ini.

“Saya memberikan support kepada adik saya, Sambo, agar tegar menghadapi cobaan ini,” kata Fadil.

Sebelumnya, Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto juga sudah ikut berkomentar terkait momen pelukan antara Fadil dan Ferdy. Menurut Benny, itu adalah hal lumrah dan tidak berkaitan dengan kasus yang tengah bergulir.
“Itu kan pertemanan, urusan berdua. Bukan (sesuatu yang salah),” ungkap Benny kepada wartawan.

Namun, yang menjadi masalah, lanjut Benny, adalah ketika momen tersebut diekspos ke publik. Hal tersebut tidak pelak semakin memunculkan spekulasi liar di kalangan publik yang masih bertanya-tanya akan kejelasan kasus ini, karena dikhawatirkan Fadil dan Ferdy memiliki konflik kepentingan. Apalagi, Polda Metro Jaya mengambil alih penanganan kasus ini.

“Tapi karena diekspos menjadi masalah,” jelasnya.



#FadilFerdy #Pelukan #Pengacara #Yosua #Ragukan #Objektivitas #Polda #Metro

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *