Demi Bela Mardani Maming, BW Rela Cuti dari Tugas Sebagai TGUPP

  • Share
Demi Bela Mardani Maming, BW Rela Cuti dari Tugas Sebagai TGUPP

Radartarakan.co.id – Bambang Widjojanto mengaku rela cuti dari tugasnya sebagai anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjadi kuasa hukum dari kasus Mardani Maming. BW, sapaan akrabnya, bersama sejumlah kuasa hukum Mardani yang lain saat ini tengah mengajukan Praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Menurut BW, keputusannya untuk cuti dari TGUPP didasari oleh kepentingan yang lebih besar. Dalam hal ini adalah mengadvokasi Mardani yang, menurutnya, sudah dikriminalisasi.

“Ada kepentingan yang jauh lebih besar yang dipertaruhkan di sini. Itu sebabnya dengan terhormat saya mengambil amanah atas penunjukkan dari PBNU,” ujar BW, Selasa (12/7).

BW menegaskan bahwa yang dilakukan Mardani tidak lebih dari sekadar transaksi bisnis.

“Ini isunya sebenarnya transaksi bisnis dalam sudut pandang kami,” kata Bambang

Lebih lanjut, BW menyebut, tuduhan gratifikasi dari KPK yang dialamatkan kepada kliennya itu sudah terjadi lebih dari satu dekade silam.

“Ini ngomong gratifikasi 10 tahun yang lalu. Kalau underlying-nya adalah transaksi bisnis yang jelas akadnya, lalu kemudian ada tudingan seperti ini, ini kan jadi menarik,” jelasnya.

“Kita (Indonesia, Red) tengah melakukan recovery ekonomi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Tapi di sisi yang lain, transaksi di sini kok dikriminalisasi? Apakah ini tidak melanggar prinsip-prinsip kepentingan umum dan kemaslahatan di mana posisi hukum dan moral KPK dalam konteks ini?” kata Bambang beretorika.

Diberitakan sebelumnya, Mardani Maming ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Maming yang juga merupakan Bendahara Umum PBNU itu juga masuk daftar orang yang dicegah bepergian ke luar negeri sampai 16 Desember 2022 mendatang.

Permohonan cegah tersebut diajukan KPK kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) bersamaan dengan dimulainya penyidikan dugaan korupsi yang ditengarai melibatkan Maming.

Selain Maming, lembaga antirasuah juga mengajukan pencegahan ke imigrasi untuk adik kandung Maming, yakni Rois Sunandar. Permohonan pencegahan untuk adik-kakak itu dikirim bersamaan ke Ditjen Imigrasi pekan lalu.

Status tersangka Maming tertera dalam surat permohonan cegah ke luar negeri. Dalam surat itu disebutkan, Maming terlibat dalam dugaan korupsi terkait dengan pemberian izin usaha pertambangan (IUP) di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Posisi Maming dalam kasus itu adalah bupati Tanah Bumbu periode 2010–2018.

Sebelum menjadi Bendum PBNU, Maming memang pernah menjabat bupati Tanah Bumbu selama dua periode pada 2010–2015 dan 2016–2018. Bukan hanya itu, ketua DPD PDI Perjuangan Kalsel tersebut juga pernah menjabat anggota DPRD Tanah Bumbu periode 2009–2010.



#Demi #Bela #Mardani #Maming #Rela #Cuti #dari #Tugas #Sebagai #TGUPP

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.