Butuh Rp 8 Triliun, Baru Dialokasikan Rp 2,4 Triliun di DIPA KPU 2022

  • Share
Jelang Pemilu 2024, Kemenko PMK Berusaha Atasi Politisasi Agama

 

Radartarakan.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku masih kekurangan anggaran Pemilu Serentak 2024 sebesar Rp 5,6 triliun untuk tahapan dan program di Tahun 2022. Kebutuhan anggaran KPU pada 2022 sebesar Rp 8,06 triliun dan baru teralokasi Rp 2,4 triliun.

“Kebutuhan anggaran KPU Tahun 2022 sebesar Rp 8,06 triliun. Yang sudah teralokasi pada DIPA KPU Tahun 2022 pada angka Rp 2,4 triliun atau masih kurang Rp 5,6 triliun,” kata Anggota KPU Yulianto Sudrajat kepada wartawan, Minggu (19/6).

Yulianto menjelaskan, kebutuhan anggaran KPU pada 2022 diantaranya untuk KPU RI sebesar Rp 0,9 triliun, KPU Provinsi (34 satuan kerja/satker) sebesar Rp 1,3 triliun dan kebutuhan KPU kabupaten/kota (514 Satker) sebesar Rp 5,7 triliun. Dia menyebut, kekurangan anggaran KPU tersebut telah dibahas dalam berbagai rapat dengar pendapat atau RDP dan konsinyering dengan Komisi II DPR RI dan pemerintah.

“Dalam rapat-rapat tersebut anggaran KPU pada prinsipnya disetujui,” ucap Yulianto.

Yulianto mengungkapkan, penyebab belum dialokasikan sepenuhnya kebutuhan anggaran KPU tahun 2022, yakni pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, menunggu penetapan tahapan Pemilu (PKPU Tahapan). Setelah penetapan PKPU Nomor 3/2022 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilu 2024, tutur dia, Kemenkeu akan membahas kekurangan anggaran tersebut.

“Langkah yang dilakukan untuk penambahan anggaran adalah melalui pertama permintaan anggaran tambahan TA 2022 kepada Menteri Keuangan berdasarkan persetujuan dari Komisi II dan Banggar DPR,” ungkap Yulianto.

Apabila disetujui, maka akan dilakukan pembahasan/penelaahan antara Setjen KPU dan Dirjen Anggaran (DJA) terhadap detail anggaran tambahan. Hasil penelaahan, akan dilakukan penambahan anggaran melalui anggaran Bendahara Umum Negara (BUN) kepada DIPA KPU 2022.

“Terkait waktu kapan dapat dilakukan penelaahan atau pembahasan dengan Dirjen Anggaran Kemenkeu (DJA), tergantung persetujuan Menkeu untuk membahasnya,” pungkas Yulianto.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan



#Butuh #Triliun #Baru #Dialokasikan #Triliun #DIPA #KPU

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.