Buruh Farmasi Keluhkan Banyak Pekerja Dapat Upah di Bawah UMR

  • Share
Buruh Farmasi Keluhkan Banyak Pekerja Dapat Upah di Bawah UMR

Radartarakan.co.id – Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi atau FSP FARKES-R menyampaikan suaranya terkait kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada buruh. Ketua Orasi FSP FARKES-R Sapta mengatakan, masih banyak buruh di sektor farmasi yang mendapatkan upah dibawah UMR.

“Di sektor RS berbagai farmasi kasihan banget upahnya di bawah standar Rp 2 sampai 3 juta,” ujarnya di Jalan Pemuda, Sabtu (14/5).

Sapta menyebut, saat ini suara para buruh tidak didengar oleh pemangku kebijakan. Adapun beberapa kebijakan yang memberatkan kesejahteraan buruh diantaranya, terkait outsorching, jaminan sosial, kepastian kerja, dan besaran upah.

“Kita kalah telak terkait aturan buruh. Tentang pemberlakukan UU outsorching juga. Puncaknya UU Ciptaker telah menggerus kesejahteraan yg kita dapat selama ini. Tentang masalah upah, jaminan sosial, kepastian kerja,” tuturnya.

Pihaknya meminta, para buruh tetap semangat dalam memperjuangkan hak-hak pekerja untuk kesejahteraan buruh, khususnya di sektor farmasi. “Maka tetap semangat jangan sampai kita terutama temen-teman sektor farmasi kesehatan. Makanya kita ajak semua di sektor RS berjuang di,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, dengan menyuarakan aspirasi di depan gedung DPR RI agar para pemangku kebijakan dapat mendengar dan lebih memikirkan kesejahteraan para buruh.

“Hari ini akan kita suarakan di depan DPR supaya mereka mendengar apa yg kita keluhkan. Karena selama ini banyak upah minimum. Akibat kebihakan pemerintah yang tidak berpihak dari kaum buruh,” pungkasnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Romys Binekasri



#Buruh #Farmasi #Keluhkan #Banyak #Pekerja #Dapat #Upah #Bawah #UMR

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *