Berjanjilah Padaku, Wahai Sungai Aare

  • Share
Keluarga Yakin Emmeril Kahn Wafat dalam Keadaan Syahid Akhirat

Radartarakan.co.id – Kepergian Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) sudah diikhlaskan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta keluarga besarnya. Ketegaran Kang Emil terlihat jelas dari unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya, Jumat (3/6).

Seperti diberitakan Radar Tegal (Jawa Pos Group), dalam unggahannya itu, pria yang akrab disapa Kang Emil membagikan kompilasi video terakhir saat berada di pinggiran Sungai Aare, Bern, Swiss yang cantik nan indah tempat Eril hilang. Kang Emil dan pihak keluarga dengan lapang dada juga menyatakan jika putra tercintanya harus pergi untuk selamanya.

Innalilahi wainna illaihi rajiun. Dengan ini kami secara resmi melepas dan mengikhlaskan sepenuh hati atas berpulangnya anak kami tercinta ananda Emmeril Kahn Mumtadz,” tulis Ridwan Kamil di akun Instagram @ridwankamil.

Tak hanya itu, Gubernur Jawa Barat itu juga memberikan pesan pilu kepada Sungai Aare tempat terakhir Eril dinyatakan hilang. Ia mencoba pasrahkan semuanya agar Eril tenang, kendati hingga kini tidak diketahui pasti kondisinya.

Wahai Sungai Aare,Sebagai sesama mahluk Allah SWT, aku titipkan jasad anak kami kepadamu,” ujar Kang Emil.

Tak hanya ikut pencarian, Ridwan Kamil juga sempat adzan dan laksanakan salat gaib bersama-sama di tepi sungai Aare. “Sudah kukumandangkan adzan terbaikku di tepi batasmu.

Bahagiakan dia dalam keindahanmu.
Selimuti dia dalam kehangatanmu.
Lindungi dia dalam kemegahanmu.
Sucikan dia dalam kejernihanmu.

Jadikan doa-doa kami menjadi cahaya penerang jasad syahidnya di dasarmu,” ujarnya. Kini, Ridwan Kamil sudah pulang ke Indonesia dan memasrahkan semuanya kepada sang pencipta, namun kabarnya pencarian Eril tetap dilanjutkan.

Engkau sudah ditakdirkan sebagai tempat terindah dan terbaik baginya untuk bertemu dengan pemilik dan pelindung sejatinya, Allah SWT,” tulis Kang Emil.

Berjanjilah padaku, wahai Sungai Aare,” sambungnya.

Dengan begitu, Ridwan Kamil secara resmi melepas dan mengikhlaskan sepenuh hati atas berpulangnya Emmeril Kahn Mumtadz. “Mohon dimaafkan, jika semasa hidupnya ada kekhilafan dan kesalahan.”



#Berjanjilah #Padaku #Wahai #Sungai #Aare

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *