Anggota DPR Usulkan Pemerintah Bangun Rumah Sakit di Madinah

  • Share
Hari Ini CJH Gelombang Kedua Mulai Tiba di Makkah

Radartarakan.co.id – Anggota Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis mengusulkan Pemerintah membangun fasilitas rumah sakit di Madinah, Arab Saudi, untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi jamaah calon haji dan umrah dari Indonesia.

Menurut Iskan, berdasarkan keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat, pembangunan rumah sakit tersebut diperlukan karena standar dosis obat di Arab Saudi berbeda dengan di Indonesia.

“Kami ingin ke depan supaya kita boleh membuka rumah sakit, cita-cita kita. Itu di seluruh dunia boleh saja karena obat standar Arab berbeda dengan kita. Tabletnya gede-gede, kita kecil-kecil. Dosisnya juga beda, makanan beda. Jadi, kami upayakan nanti punya rumah sakit sendiri supaya jamaah bisa tertangani secara optimal,” katanya.

Berdasarkan pengalamannya mengunjungi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah, pelayanan kesehatan di sana setara dengan pelayanan pada rumah sakit tipe C di Indonesia. Selain itu, tambah dia, Pemerintah Arab Saudi pun akan mengizinkan jika Pemerintah Indonesia hendak membangun fasilitas rumah sakit di sana.

“Putra Mahkota (Pangeran Mohammed bin Salman) sangat terbuka. Dia melihat standar pelayanan di Amerika bagaimana, di Emirat bagaimana. Saya rasa, ke depan, sangat mungkin kita buat rumah sakit, apalagi kita punya rumah sakit luar biasa. Di satu provinsi (di Indonesia), ada 20 rumah sakit. Artinya, kita bukan ‘kaleng-kaleng’ di bidang rumah sakit ini,” jelasnya.

Tidak hanya membangun rumah sakit, dia juga berharap Pemerintah Indonesia dapat membangun hotel di Arab Saudi bagi jamaah calon haji Indonesia. Cita-cita itu dapat diwujudkan karena dana haji Indonesia sudah terkelola dengan baik di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), tambahnya.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Antara



#Anggota #DPR #Usulkan #Pemerintah #Bangun #Rumah #Sakit #Madinah

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.