Pemerintah Ragu RUU KUHP Disahkan Sebelum Masa Reses DPR RI

  • Share
Pemerintah Ragu RUU KUHP Disahkan Sebelum Masa Reses DPR RI

Radartarakan.co.id – Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej merasa ragu, RUU KUHP bisa disahkan menjadi Undang-Undang sebelum masa reses DPR RI pada 7 Juli 2022. Sebab, Pemerintah dan DPR menyepakati RUU KUHP dapat disahkan pada Juli 2022, sebelum memasuki masa reses.

“Kalau melihat kurang dari dua minggu masa reses, rasanya belum disahkan pada bulan Juli,” kata Eddy di Jakarta, Kamis (23/6).

Eddy menjelaskan, pembahasan sebuah RUU titik beratnya berada pada DPR RI. Dalam hal RUU KUHP, pemerintah saat ini masih fokus membenahi draf rancangan berdasarkan masukan dari sejumlah elemen masyarakat. Saat ini, Pemerintah masih memeriksa kesalahan redaksi, rujukan, hingga sinkronisasi di dalam RUU KUHP.

“Setelah kita serahkan ke DPR, DPR resmi menerima baru kemudian itu akan dibahas. Mengenai berapa kali jumlah pembahasan itu kami belum tahu pasti,” papar Eddy.

Eddy pun memastikan, pihaknya tidak akan membuka draf RUU KUHP terbaru kepada publik sebelum diserahkan ke DPR RI. Karena, draf terakhir yang beredar di masyarakat merupakan draf sebelum proses pembahasan RUU KUHP dihentikan pada 2019 lalu, lantaran terdapat sejumlah pasal yang kontroversial.

Padahal, pembahasan RUU KUHP sudah dimulai kembali melalui rapat Komisi III DPR pada 25 Mei 2022. Bahkan, DPR dan pemerintah menargetkan RUU KUHP disahkan pada Juli 2022.

“Kalau hari ini kita serahkan kemudian masih perubahan itu nanti kita dicaci maki, ini yang kita terima tidak sama dengan yang diomongkan, jadi maju kena mundur kena, tapi saya pahami itu lah. Apalagi saya dalam sisi pemerintah. Pemerintah itu bertindak benar aja salah apalagi salah. Jadi mohon bersabar,” pungkas Eddy.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Muhammad Ridwan



#Pemerintah #Ragu #RUU #KUHP #Disahkan #Sebelum #Masa #Reses #DPR

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.