211 Peserta Calon Imam Masjid untuk UEA Lulus Seleksi Administrasi

  • Share
211 Peserta Calon Imam Masjid untuk UEA Lulus Seleksi Administrasi

Radartarakan.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Ditjen Bimas Islam mengumumkan 211 peserta calon imam masjid untuk Uni Emirat Arab (UEA) telah lulus tahap administrasi. Mereka selanjutnya akan mengikuti tes berikutnya.

“Setelah pengumuman pendaftaran seleksi calon imam masjid untuk UEA ditutup pada 31 Mei 2022 kemarin, maka pada hari ini kami mengumumkan 211 peserta calon imam masjid untuk UEA dinyatakan lulus tahap administrasi,” kata Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Adib kepada wartawan, Kamis (2/6).

Adib mengatakan, secara keseluruhan jumlah pendaftar yang tercatat dalam formulir pendaftaran mencapai 293 peserta. Namun, setelah dilakukan pengecekan terkait data peserta, seleksi administrasi diikuti sebanyak 265 peserta.

“Memang ditemukan beberapa nama peserta yang rangkap dua. Misalnya peserta itu sudah mendaftar, tapi karena ragu-ragu, dia mendaftar ulang. Dengan demikian sistem akan mencatat data baru dengan peserta yang sama,” jelasnya.

Mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini menambahkan, setelah mendapatkan data bersih 265 peserta, tim seleksi administrasi dengan berbagai pertimbangan memutuskan meluluskan 211 peserta.

“Kami berharap peserta yang belum lulus tidak berkecil hati. Sementara peserta yang sudah dinyatakan lulus, buktikan bahwa kalian pantas untuk mengikuti seleksi imam masjid untuk UEA ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasubdit Kemasjidan Ahmad Zamroni menerangkan, 211 peserta yang telah dinyatakan lulus selanjutnya akan mengikuti tes tulis secara daring pada Kamis hingga Sabtu, 2-4 Juni 2022.

“Mereka akan dites oleh tim penguji secara daring. Tes bagi 211 peserta calon imam masjid ini meliputi ilmu tajwid, hukum fikih, serta seputar wawasan tentang Islam wasatiah. Hasil tes ini akan diumumkan pada Senin, 6 Juni 2022,” katanya.

Sebelumnya, Kemenag memperpanjang masa pendaftaran seleksi imam masjid untuk Uni Emirat Arab (UEA) hingga 30 Mei 2022. Melalui program ini, Kemenag menargetkan sebanyak mungkin hafiz Quran untuk mendaftar.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Adib mengatakan, berdasarkan informasi yang disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk UEA Husin Bagis, pada 2022 ini dibutuhkan 150 imam masjid yang dapat ditempatkan di beberapa negara bagian Uni Emirat Arab.

“Setelah dilakukan evaluasi, kita memutuskan memperpanjang masa pendaftaran seleksi imam masjid untuk Uni Emirat Arab hingga tanggal 30 Mei 2022,” ujar Adib kepada wartawan, Senin (9/5).

Selain diperpanjang, beberapa syarat penerimaan juga diperbarui. Seperti batas minimal usia dari 25 tahun atau sudah menikah menjadi minimal berusia 21 tahun atau sudah menikah.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Sabik Aji Taufan



#Peserta #Calon #Imam #Masjid #untuk #UEA #Lulus #Seleksi #Administrasi

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.