114 Suspek Ditemukan di Jatim, Belum Berani Sebut Hepatitis Akut

  • Share
Sebanyak 114 Anak Diduga Terjangkit Hepatitis Misterius di Jawa Timur

Radartarakan.co.id – Badan Kesehatan Dunia (WHO) merilis kejadian luar biasa (KLB) hepatitis akut yang belum diketahui etimologi (penyebab)-nya pada pertengahan April lalu. Dalam perkembangannya, ternyata sindrom itu diduga sudah lama masuk ke wilayah Jatim.

Berdasar data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) Jatim, selama Januari–Mei tercatat ada 114 dugaan suspect yang tersebar di 18 kabupaten/kota. Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim belum berani menyimpulkannya sebagai hepatitis akut.

’’Menurut data, ini adalah suspect jaundice (kuning) akut yang masih membutuhkan pemeriksaan. Apakah itu hepatitis atau bukan,’’ kata Kepala Dinkes dr Erwin Astha Triyono, Kamis (5/5).

Sindrom jaundice akut memiliki beberapa ciri. Di antaranya, urine penderita berwarna gelap, tinja berwarna pucat, serta warna kuning pada mata dan kulit. Penderita juga mengalami lemas serta nyeri sendi. ’’Namun, masih butuh pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah 114 orang tersebut mengarah ke hepatitis akut atau tidak,’’ kata Erwin.

Meski diduga sudah masuk sejak Januari lalu, persebaran sindrom tersebut mengalami peningkatan signifikan selama medio April–Mei. Mayoritas yang diserang adalah warga berusia di bawah 16 tahun (meski belum spesifik).

Setelah temuan tersebut, pemprov menginstruksi seluruh fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) di seluruh wilayah di Jatim untuk siap menangani para pasien yang diduga terjangkit sindrom tersebut. Juga untuk segera melaporkan setiap dugaan kasus ke Dinkes Jatim. ’’Kami juga sudah koordinasi dengan seluruh dinkes kabupaten/kota,’’ katanya.

Meski demikian, Erwin meminta masyarakat untuk tidak panik. Sebab, sindrom itu bisa dicegah. Salah satunya, selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta protokol kesehatan secara disiplin.



#Suspek #Ditemukan #Jatim #Belum #Berani #Sebut #Hepatitis #Akut

Sumber : www.jawapos.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *